Wabup Felix Pimpin Rapat TPPS 2026, Penurunan Stunting Jadi Prioritas Bersama
Oktober 13, 2026
MUARA TEWEH – Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Barito Utara. Penanganan stunting harus menjadi prioritas pembangunan daerah dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah hingga masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wabup Felix saat mewakili Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, S.T., M.T., sekaligus membuka secara resmi Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Bupati, Selasa (13/10/2026).
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, Felix menyampaikan bahwa stunting bukan sekadar persoalan pertumbuhan tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan usianya. Lebih dari itu, stunting merupakan persoalan pembangunan sumber daya manusia yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, kemampuan belajar, hingga produktivitas anak pada masa mendatang.
"Percepatan penurunan stunting harus menjadi prioritas pembangunan daerah dan tidak boleh hanya dibebankan pada sektor kesehatan. Ini tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah, kecamatan, desa, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat," tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa seluruh intervensi penanganan stunting harus dilaksanakan berdasarkan data yang akurat dan valid, termasuk data by name by address atau berdasarkan nama dan alamat sasaran.
Menurutnya, penggunaan data yang tepat menjadi faktor penting agar program penanganan stunting dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan benar-benar menjangkau keluarga yang berisiko mengalami stunting.
Dengan demikian, setiap perangkat daerah dan pihak terkait diharapkan mampu memperkuat koordinasi serta memastikan program yang dilaksanakan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, menegaskan komitmen TP-PKK untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung percepatan penurunan stunting.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan peran Posyandu, pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, serta pendampingan bagi ibu hamil dan balita.
"Saya berharap data stunting tahun ini bisa turun. Ini harus kita selesaikan dengan cepat dan action di lapangan agar penanganan lebih cepat," tegas Hj. Maya Savitri Shalahuddin.
Ia berharap seluruh pihak tidak hanya berfokus pada perencanaan, tetapi juga segera mengambil langkah konkret di lapangan agar upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan lebih optimal.
Rapat TPPS Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 tersebut juga diisi dengan pemaparan materi dan sesi tanya jawab terkait berbagai upaya percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Barito Utara.
Kegiatan ini dihadiri kepala perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Barito Utara, kepala puskesmas, jajaran TP-PKK, serta undangan terkait lainnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap terbangun komitmen bersama dan langkah yang lebih terarah dalam mempercepat penurunan stunting, demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.